OlahragaPolitik

Kemenpora Siapkan Rp61 Miliar Asian Games

Jakarta, Bincang.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp61 miliar untuk mendukung keberangkatan dan kebutuhan kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2026.

Anggaran tersebut diperoleh setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan evaluasi serta penyisiran terhadap berbagai pos belanja di lingkungan kementerian guna memastikan kebutuhan atlet tetap menjadi prioritas utama.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa, Erick menjelaskan bahwa tambahan anggaran itu merupakan hasil efisiensi dan penataan ulang program-program yang dianggap kurang mendesak.

“Dengan tentu keikhlasan seluruh deputi yang hadir, saya apresiasi, kami akhirnya terus menyisir anggaran hingga akhirnya mendapatkan Rp61 miliar,” kata Erick Thohir.

Menurut Erick, saat dirinya mulai menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada September 2025, alokasi anggaran yang tersedia untuk mendukung keikutsertaan Indonesia di Asian Games 2026 hanya sekitar Rp3 miliar.

Jumlah tersebut dinilai sangat jauh dari kebutuhan sebenarnya, mengingat persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia memerlukan biaya besar, mulai dari pemusatan latihan nasional, kebutuhan operasional atlet, hingga akomodasi dan keberangkatan kontingen.

Melihat kondisi tersebut, Erick meminta seluruh jajaran Kemenpora melakukan peninjauan ulang terhadap penggunaan anggaran. Langkah efisiensi dilakukan dengan memangkas sejumlah pengeluaran yang tidak bersifat prioritas agar dana dapat difokuskan pada pembinaan olahraga prestasi.

Hasilnya, alokasi dana yang semula hanya Rp3 miliar berhasil ditingkatkan menjadi Rp61 miliar. Erick menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh deputi dan pejabat di lingkungan kementerian.

Meski demikian, Erick mengakui dukungan anggaran yang tersedia saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan ideal persiapan atlet Indonesia menuju Asian Games.

Dana yang dialokasikan untuk program pemusatan latihan nasional (pelatnas) berbagai cabang olahraga saat ini tercatat sekitar Rp81 miliar, angka yang menurutnya mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

“Ini sangat jauh menurun,” katanya.

Erick menjelaskan penurunan anggaran tersebut terjadi seiring kebijakan efisiensi belanja pemerintah yang diterapkan secara nasional. Dari total anggaran Kemenpora yang mencapai Rp1,15 triliun, kementerian harus melakukan penghematan hingga Rp270 miliar.

Kebijakan efisiensi tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk melakukan penyesuaian anggaran di tengah kondisi fiskal nasional.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Erick menegaskan pemerintah tetap berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi atlet nasional agar mampu tampil kompetitif di Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada Oktober hingga November mendatang.

Menurutnya, keterbatasan dana tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi. Justru kondisi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk bekerja lebih efektif dan efisien dalam mempersiapkan atlet.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker